Rabu, Maret 09, 2016

Friends' Reaction When You Are Going Away

Kebayang kan pada saat mau pamit meninggalkan orang-orang terdekat tentu sangat mengharu biru. Kalau keluarga pastinya yang paling depan mengadopsi ritual perpisahan, mungkin dengan acara makan-makan atau karaokean rame-rame. Misalnya nih kita mau pergi keluar kota untuk jangka waktu yang lama, urusan kerjaan mungkin juga urusan pendidikan. Lebih ektrim lagi kita mau pamitnya untuk stay diluar negeri, udah deh bakal terjadi kehebohan perpisahan yang luar biasa.
Dan kita suka nggak sadar sudah begitu berlebihan dalam reaksi perpisahan tersebut. Kadang juga kita risih dalam merespon aksi seorang teman kepada kita saat kita mau ijin pamit dari mereka. Teman emang tempatnya berbagi lucu, ceria, bahagia dan juga duka. Makanya disini akan dibahas berdasarkan apa yang biasa terjadi, bagaimana teman merespon perpisahan saat kita bilang mau pergi jauh. Reaksi mereka bisa jadi termasuk dalam:

Order Reaction,
Waktu bilang mau pergi keluar kota buat sekolah misalnya, Ini temen langsung kepikiran untuk mengambil keuntungan suatu saat ketika kita kembali lagi ke kota asal. Si teman dengan order reaction ini pasti bakal bilang dengan sigapnya, "Jangan lupa bawa oleh-oleh ya pas balik!". Padahal pergi aja belom udah order aja oleh-oleh. Emang aneh teman yang satu ini.

Doctor Reaction,
Reaksi ini ditunjukkan bukan karena sahabat kita adalah seorang dokter. Tapi lebih kepada perhatian yang "too much" layaknya dokter lagi kasih nasehat ke pasiennya. Jadi baru aja selesai pamit-pamitan, terus si teman satu ini mulai membuka suaranya dan berkata, "Jaga kesehatan ya! jangan lupa banyak minum air putih, jangan begadang, jangan stress, olahraga terus!". Enak sih sebetulnya diperhatiin kayak gitu walau rada bawel dikit. Anyway thanks ya temanku dengan doctor reactionnya. Hehehe..

Reporter Reaction,
Kalau yang satu ini suka kelewatan kepo sewaktu kita bilang mau pamit dengan waktu yang lama. Udah kita kasih tahu diawal kalau kita perginya buat setahun kerja di luar negeri, eh dia nanya lagi dan pertanyaannya kayak mau ujian sekolah, pokoknya banyak banget. Ulahnya yang kayak reporter kadang bikin kesel juga. Bawaan temen satu ini dalam merespon perpisahan dengan kita ditunjukkin dengan aksi sok reportasenya. Sebetulnya ini temen perhatian juga sih, cuma agak beda aja caranya.

Dramatise Reaction,
Bukan karena teman kita pecinta drama korea. Tapi mungkin sudah jadi bawaan oroknya si temen satu ini ketika perpisahan dengan kita sang sahabatnya terjadi yang bikin mereka beraksi dengan begitu dramatis. Menangis udah kayak ditinggal mati seseorang. Jadi si teman yang kasih dramatise reaction ini bakal nangis tersedu-sedu sembari memeluk kita. Tak jarang juga si teman satu ini menceritakan kenangan-kenangan saat kebersamaan kita dengannya. Dan jadilah kita terbawa suasana yang diciptakan olehnya. Padahal entar-entar nggak nyampe sejam juga bakal kontak lagi di sosmed, udah kayak biasa lagi. Tapi lebay nya ini sungguh luar biasa. Nggak apa-apa sih. Sesekali ini. Heheh..

Bodyguard Reaction,
Kalau reaksi yang ditunjukkan teman satu ini perlu diacungin jempol. Karena teman kita yang memasang aksi pasang badan untuk melindungi kita ini bikin terharu dan membuat kita merasa beruntung aja. Si teman ini bakal kasih peringatan khusus untuk kita dengan bilang, "Kalo ada apa-apa kasih tahu gue ya!". Dengan pernyataan kayak begitu bikin kita ngerasa seperti punya bodyguard pribadi. Asik kan?

Silent Reaction,
Dan nggak jarang juga teman kita hanya diam tak berbuat apapun saat selebrasi perpisahan. Entah karena memang jaim atau bingung mau ngapain agak nggak jelas ditunjukkan reaksi teman satu ini. Pokoknya diem aja. Jangan-jangan dibelakang buang angin lagi. Hahaha..

Motivator Reaction,
Mau bilang pamit ke seorang teman ini harus siap dengan wejangan-wejangannya jikalau teman kita nih diduga bakal memberikan motivator reaction kepada kita. Jadi teman kita ini bertindak selayaknya orang tua jaman dahulu dengan petuahnya, biasanya sih ini terjadi pada tipe teman yang berkepribadian dewasa. Dan mereka menganggap dengan memberikan kata-kata motivasinya adalah hal yang paling mungkin dilakukan.

Sponsor Reaction,
Enak nih punya temen yang kalau kita bilang pamit bakal ngasih reaksi dengan mensponsori kita. Tentu kita pernah mengalaminya kan? kalau si teman ini mengungkapkan perasaan sedihnya ditinggal kita dengan memberikan barang-barang kenangan atau juga seputar keperluan trip kita. Si teman bisa bilang, "kamu butuh jaket deh kayaknya kalau harus kesana, pokoknya besok sebelum pergi kamu kerumah aku dulu. Ntar aku beliin jaket buat kamu bawa disana.",  atau "udah pesen tiket? kalau belum biar gua aja yang pesenin." dan sebagainya. Yang pasti si teman satu ini terlalu baik dengan royalnya dia. Asal jangan disengajain pake acara minta ya. Kalau dikasih mah rejeki. Hahah..

Comedian Reaction,
Paling nggak enak kalau acara perpisahan sewaktu mau pamit untuk pisah dalam jangka waktu lama dengan nangis-nangis ala melankolis. Dan kehadiran teman dengan comedian reactionnya bikin suasana berbeda. Beruntung banget dengan cara mereka bereaksi atas suatu hal yang sebetulnya identik dengan sedih-sedih bisa dirubah jadi suatu yang fun. Jadinya kita lebih enjoy dan bisa menikmati kualitas bertemu saat itu dengan sangat baik. Two tumbs up dah.

Driver Reaction,
Ini reaksi yang aneh tapi tak jarang juga terjadi diantara kita manakala mau berpisah dengan seorang sahabat. Yang paling akan dilakukan si teman ini adalah dengan berubah jadi driver dadakan kita. Jadi sehari sebelum berangkat sampai hari berangkat, setidaknya dia bakal anter kita kemana-mana dengan senang hati. "Lu bilang aja ya kalau mau kemana-mana!ntar gue anter. besok biarin gua aja lah yang anter lu ke bandara ya?" dan kita terbebas dari ongkos taksi atau juga terbebas dari kelelahan mengendarai kendaaran pribadi.

Namanya juga reaksi teman, tentu berbeda-beda dan bikin pertemanan itu sendiri jadi bewarna. Jadi kalau mau ijin pamit ke teman-teman, siap-siap dengan reaksi diatas ya. Dan jangan lupa untuk selalu jaga komunikasi dengan sahabat selama dikejauhan biar tetap akur. Be safe guys! (/TM)

Ditulis Oleh : TMarsyam // 3/09/2016
Kategori:

4 komentar cerita ini:

Niki Setiawan mengatakan...

Kalo saya kayaknya order dah
Tapi kebanyakan jadi silent, silentnya yg ga hadir gara2 yg mau pergi ga mau kasih tw takut diorder yg engga2

Muhammad Irfan Khadafi mengatakan...

hahahaaa,, kayaknya blog lu ada ciri khas tersendiri deh dari blog-blog lainnya.. kayak jenis-jenis gitu :v bener tuh yang nomor satu, sering banget kalau pergi, terus minta olhe-oleh :v yah, gak apa-apa juga sih, tapi kalau maksa, kan bisa bahaya, malah duit bokek lagi :v

TMarsyam mengatakan...

Jangan terlalu ngerepotin banget ya.
kasian yg mau berangkat jf kepikiran orderan lu. Hehehe

TMarsyam mengatakan...

Eh ketahuan ya? Berbakat banget jd analisyst. Hehhe..

iya tuh. Do'a in aja biar pada sadar temen-temen yg begituan. Hahaha..

 
Diberdayakan oleh Blogger.